Rabu, 18 Februari 2015
Benci Itu
Dibatas tepian nafaz
kuteringat pada lampau waktu
amarah membara sedang hati membungkam dengan sepi
perih semakin menyiksa dalam sanubari
tertahan tapi tak kuasa
tak lagi mengenal ,tak lagi berteman seorangpun
terlampau merobek hati nan menyakiti
sampai detik masaku menghilang masih sulit memaafkan
siapa yang mampu menyembuhkan?
Siapa yang handak hapuskan lara tak tersisa ?
Tersirat hanya bahasa hatiku memahami
dengan istighfar dan dzikir yang ku pinta
hempaskan benci sedalam ini
forgiven me..........
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar